Dan dia pun mati di tiang gantungan. Tepat dimana hari raya yg begitu sakral tengah dilaksankan
Tragis memang, di negeri dengan hamparan sahara itu ternyata tengah mempertontonkan sebuah panggung drama nyata yang menyuguhkan genangan darah dan air mata, juga sebuah tragedi yang mengiris sukma dan hati nurani, dimana keserakahan, pengkhianatan, kezaliman, dan kebiadaban serta kepicikan dari sebagian orang yang cuma menghasilkan duka dan nestapa. Selebihnya hanya menyisakan ketidakpastian dan ke-frustasian
Mungkin matahari pun hanya sanggup menjadi saksi atas histeria dan ratap tangis mereka-mereka yang tercekik dahaga di tengah serangan ribuan pasukan angkara murka.
Maaf Tuhan, aku ini dungu, ilmu ku tingkat serdadu, aku hanya bisa mengadu, skenario apa kiranya yang tengah Kau persiapkan??
Wednesday, January 31, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment